KASTRAD SESSION
Tindak Lanjut Kasus Kanjuruhan Sudah Sampai Mana? Adakah?

Tindak Lanjut Kasus Kanjuruhan Sudah Sampai Mana? Adakah?

Dalam laga Timnas Indonesia melawan Kamboja dalam Piala AFF 2022 di stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Terusiknya pengawas sepak bola yang merebut paksa atas pembentangan spanduk yang bertuliskan “MEREKA BUKAN MENINGGAL TAPI DIBUNUH”. Pembentangan spanduk meminta kejelasan yang konkrit untuk penyelesaian kasus kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 130 nyawa. Upaya yang terus dilakukan ini kembali mengingatkan ada peran yang belum selesai dijalankan ada janji yang belum selesai ditunaikan dan sebagai sorotan dalam dunia internasional bahwa hal ini masih belum terselesaikan.

Pengawas yang berlakon seperti penyintas yang takut ketahuan. Para penguasa tidak sepatutnya mendadak menjadi tuli dan buta melepaskan tragedi ini begitu saja, keadilan yang sudah lama didambakan oleh korban dan keluarga korban seharusnya berjalan sebanding dengan kerja nyata yang tulus dan menjunjung tinggi asas kejujuran tanpa ada pihak berkepentingan yang sengaja dipayungi oleh hukum.

    Tulisan spanduk yang sukses di bentang membawa memori lama yang menyayat hati, pengalihan bukti atas tragedi kanjuruhan sudah semakin jauh dari permukaan, Ditimpa lagi dengan kasus baru yang masih pada garis abu-abu. 

Lemahnya Hukum

Tampak nyata pada siapa keadilan berpihak

Pada Selasa 27 Desember 2022 Menkopolhukam Mahfud Md menegaskan Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 135 orang bukan pelanggaran HAM berat. Insiden dipukuli, pelanggaran penembakan gas air mata di tribun hingga melayangnya nyawa, kematian tidak bernilai di kacamata penguasa atau bahkan ada unsur politik di belakangnya? apakah separah ini ketetapan hukum di negeri sendiri? mau dicari kemana hukum yang adil jika kasusnya sudah begini, masih banyak yang tunduk pada gemerlap kekuasaan hingga mencari keadilan merupakan hal yang sulit.

            Pengoperan kasus kanjuruhan dari polda Jawa Timur dengan kejaksaan Tinggi Jawa Timur tidak mendapat titik terang yang mendukung penyelidikan, selalu mendapat kendala sebab kurangnya berkas yang dibawa, hingga terus bergentayangan menjadi kasus horor yang tertinggal karena atensi yang terus diberi guna menyita perhatian publik untuk mengenyampingkan kasus ini.

Berita dari antaranews.com, yang di upload pada tanggal 3 Oktober 2022

Kilas balik Tentang instruksi presiden mengenai tindak lanjut kasus kanjuruhan

Khusus kepada kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini.” Presiden Joko Widodo

Perawatan dan identifikasi korban :

  • penanganan korban yang mengalami luka dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah provinsi Jawa Timur
  • Identifikasi korban meninggal oleh rumah sakit serta tim Disaster Victim Identification (DVI) polda jatim dan mabes polri

Investigasi:

  • Pendalaman penerapan prosedur tetap pengamanan, termasuk penggunaan gas air mata untuk membubarkan kericuhan usai pertandingan
  • Pengumpulan data, fakta dan rekaman kamera pengawas di tempat kejadian perkara.
  • Investigasi terhadap penyelenggara dan petugas pengamanan

Pelaksanaan kompetisi:

  • Penghentian sementara kompetisi liga 1 2022/2023
  • Tim sepakbola arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi
  • Pembahasan penyelenggaraan dan pengamanan pertandingan sepak bola yang akan menjadi acuan ke depan
  • Evaluasi sistem kompetisi yang mendukung kenyamanan dan keamanan penonton

USUT HINGGA TUNTAS

Lagi-lagi harus ada otoritas yang dapat menyelidiki hal ini hingga tuntas atas komando aparat yang cakap, sesuai dengan sumpah yang diucapkan oleh para aparat keamanan yang salah satunya berbunyi “Menjunjung tinggi kebenaran dalam menegakkan hukum negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila UUD 1945”. Namun sudah berjalan dua bulan makin merosot ke belakang apalagi dengan dibebaskannya tersangka dari Eks Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita karna berkas yang tidak memadai.

Kejadian kanjuruhan merupakan cambuk untuk sepak bola Indonesia, revolusi PSSI Indonesia, serta regulasi yang perlu berbenah, tata kelola yang diperbaiki  hingga ketajaman sanksi yang sejalan dengan jelasnya hukuman bagi pihak yang melanggar. Disinggung dan diberi perhatian lebih oleh Presiden jokowi untuk kondisi lapangan yang tidak harus nya digunakan sebagai tempat pertandingan.             Jangan bungkam para cendikia yang masih berusaha untuk melawan ketimpangan yang sedari awal sudah terstruktur, karna penggerak tidak akan mudah goyah untuk menyuarakan keadilan disaat kebenaran sedang di monopoli, revolusi adalah jalan tercepat yang perlu dikawal dalam proses penyelenggaraanya, karna mau sampai kapan kebenaran terus menjauh terbawa oleh angin karena sulit menerpa badai yang berkecamuk di wilayah sendiri.

Reverensi

Adhl Wicaksono, Pingpong Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Malag, [CNN Indonesia Selasa 13 Desember 2022 pukul 10.59], https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221213103919-12-886674/pingpong-berkas-perkara-tragedi-kanjuruhan-malang, Diakses pada 27 Desember 2022 pukul 12.00

Rifkianto Nugroho. Spanduk Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Membentang di SUGBK, [ Sepak Bola Jumat 23 Desember 2022 pukul 19.55], https://sport.detik.com/sepakbola/foto-sepakbola/d-6478057/spanduk-usut-tuntas-tragedi-kanjuruhan-membentang-di sugbk?utm_term=echoboxauto&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=oa&utm_content=detikcom&utm_source=Twitter#Echobox=1671800419, Diakses pada 27 Desember 2022 pukul 12.00.

Esnir  Reno, Mahfud MD: Tragedi Kanjuruhan Pelanggaran HAM Biasa, Bukan Berat, [CNN Indonesia Selasa, 27 Desember 2022 pukul 14.57], https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221227144748-12-892673/mahfud-md tragedi-kanjuruhan-pelanggaran-ham-biasa-bukan-berat?utm_source=twitter&utm_medium=oa&utm_content=cnnindonesia&utm_campaign=cmssocmed, Diakses pada 27 Desember pukul 19.00.

Dyah, Tindak Lanjut tragedi Kanjuruhan, [Antara Senin 3 Oktober 2022 pukul 12.29], https://m.antaranews.com/infografik/3154033/tindak-lanjut-tragedi-kanjuruhan#mobile-src, Diakses pada 27 Desember 2022 pukul 21.00.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *